Kamis, 03 Agustus 2017

Cerita Rakyat Indonesia dalam Bentuk Komik


Komik disukai banyak kalangan, dari anak-anak hingga kaum dewasa. Nah, penerbit kelompok Gramedia, PT Bhuana Ilmu Populer merilis cerita rakyat dalam bentuk komik. Pada jilid kedua ini berpusat pada legenda dan mitos yang terdapat pada daerah Jawa, Maluku, dan Papua. Sebagian di antaranya sudah dikenal masyarakat, tapi ada pula kisah-kisah yang belum populer. Seperti apa kisahnya?

Ada 20 kisah yang terdapat dalam buku setebal 172 halaman ini. Ada kisah keberanian Murtado, seorang tokoh dari Betawi.  Siapa Murtado? Dia jago silat dari Kemayoran yang baik hati dan suka menolong.  Pada masa itu Jakarta dikuasai oleh penjajah Belanda. Bersama antek-antek pribuminya, mereka bersikap semena-mena kepada rakyat.  Murtado pun dengan gagah berani melawan mereka yang menindas rakyat, sanggupkah ia menghadapi mereka?

Dari Jawa Barat ada kisah si Purbasari si Cantik atau kisah yang dikenal dengan Lutung Kasarung. Alkisah Prabu Tapa Agung punya dua puteri cantik jelita, Purbalarang dan Purbasari. Keduanya berbeda watak.  Purbalarang sangat dengki ketika Purbasari ditunjuk ayahnya sebagai penggantinya, ia pun berpikir untuk menyingkirkan adiknya. Si adik kemudian berhasil diusingkan ke hutan dan hanya ditemani seekor lutung. Apakah Purbasari akhirnya tahu rahasia jahat kakaknya?


Ada banyak kisah menarik lainnya dari daratan Jawa, seperti Timun Mas dari Jawa Tengah, kisah gajah bernama Kyai Dwipangga dari Yogyakarta yang ternyata berakhir tragis dan membuatku sedih, serta kisah Calonarang, tukang tenung pada masa kerajaan Kahuripada dengan raja bernama Airlangga dan kisah Pande Gelang dari Banten.

Dari Papua ada kisah asal usul Tanah Irian, ada juga Siasat Perang Caadara dari Papua Barat. Maluku memiliki wakil Kecerdikan Mengalahkan Kesombongan, tentang rusa yang sombong, juga ada kisah Buluh Pamali tentang pemuda bernama Yongker si pencari kayu bakar. Maluku Utara juga punya kisah menarik berjudul Terompah Pembawa Perpecahan.

Gambar-gambar komiknya menarik dan berwarna-warni sehingga bakal disuka anak-anak. Ceritanya pun dipoles sehingga mudah dipahami anak-anak.  Untuk Cindelaras, entah kenapa saya dari dulu kurang sreg dengan kisahnya karena berkaitan dengan sabung ayam, tapi memang realitanya jaman itu kebiasannya seperti itu.  Memang ada cerita yang agak-agak mirip, seperti cara mengelabui jin agar tugas yang diberikan oleh tuan mereka gagal dengan menumbuk padi seolah-olah sudah pagi. Sebagian cerita sudah pernah kubaca, tapi tetap asyik membacanya lagi dengan versi komik.

Detail Buku:
Judul                     : Komik Cerita Rakyat Indonesia 2 (Jawa, Maluku, Papua)
Penulis                  : Dian K dan Tethy Ezokanzo
Ilustrator               : Fresh Art Studio
Penerbit                :Bhuana Ilmu Populer
Genre                   : Komik, cerita rakyat, Edu Comics

Tebal                    : 172 halaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar