Rabu, 06 Desember 2017

Membaca Lagi Little Ghost Q-Taro Tetap Bikin Tertawa


Wah rasanya sudah lama aku tidak pernah menulis lagi di blog satu ini. Aku tetap masih aktif membaca meskipun sekarang tidak segencar dulu. Alasannya masih sama. Hanya gara-gara sibuk.  Jarang membaca membuatku rindu. Mungkin karena itu aku jadi jarang tersenyum. Kenapa tidak kubaca lagi dari sesuatu yang lucu. Sebuah humor dari Fujiko F. Fujio dengan hantunya yang rakus. Apalagi kalau bukan Q-Taro, Little Ghost.

Aku hanya punya tiga komik Little Ghost, nomor 1,2 dan 6. Itupun bukan baru dan kudapatkan di penjual buku bekas online dan di lapak buku bekas di Senen. Dulu aku senang banget belanja buku. Oh momen itu sungguh menyenangkan. Memilih-milih buku, menawarnya, kemudian membacanya hingga puas. 

Cerita Q-Taro itu lucu banget. Sebenarnya tokoh-tokohnya tidak jauh beda dengan kisah Doraemon atau Bakeru Kun, atau Denka dari Planet Ume. Ada sosok mirip Nobita yang pemalas dan lemah, ada sosok mirip Giant, dan juga teman yang cantik. Nama-namanya di sini saja yang beda. Di sini ada Shota, Q-Taro si hantu gembul, Gozira yang kuat, dan Yochan yang cantik. 

Q-taro digambarkan hantu yang terkurung dalam telur besar di hutan. Ia ditemukan oleh Shota secara tak sengaja. Akhirnya ia menumpang di rumah keluarga Shota dan merepotkannya karena bisa makan hingga 20 mangkok.

Q-taro bisa menampakkan diri tapi juga bisa menghilang. Ia periang seperti anak-anak, suka main, makan, dan tidur. Ia suka berteman dengan Shota dan kawan-kawannya. Tapi ia juga takut banget dengan anjing dan kabur jika bertemu dengannya.

Dalam buku berikutnya ia ternyata punya keluarga yang berniat menjemputnya untuk kembali ke negerinya. Tapi Q-taro enggan karena merasa ingin belajar di dunia manusia. Ia juga punya sosok hantu mungil yang imut-imut dan cerdas seperti Dorami. Ia adalah P-Ko, hantu yang cerdas dan rajin, tidak seperti kakaknya.

Q-taro punya banyak cerita dan petualangan. Nah di buku keenam dikabarkan Q-taro akhirnya pergi untuk berkelana. Hantu rivalnya, Doronpa ikut sedih merasa kehilangan.

Oh ya Q-taro juga punya versi video gamesnya. Dulu suka memainkannya. Ceritanya sederhana yaitu dapat makan banyak dan bisa keluar dari jebakan anjing-anjing.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar