Selasa, 01 November 2016

Kisah Nutkin si Tupai Nakal


Ada banyak kisah fabel atau kisah para binatang yang asyik untuk dinikmati juga memiliki pesan yang menarik. Di Indonesia kisah fabel yang paling terkenal adalah si Kancil yang cerdik disusul burung Bayan yang bijak. Di mancanegara ada puluhan kisah-kisah fabel yang tak kalah menggugah. Salah satu pengarang yang beken dan populer dengan kisah para hewan yang menggemaskan adalah Beatrix Potter.

Pengarang wanita ini lahir di London pada tahun 1866. Ia tak hanya berbakat membuat cerita, tapi juga melukis. Ilustrasi dalam buku-bukunya ini dibuat sendiri. Dan sampai sekarang ilustrasinya itu memanjakan mata hingga membuat saya sayang mewariskan buku ini ke keponakan.

Kisahnya yang paling terkenal adalah si Peter Rabbit. Lalu menyusul kisah-kisah hewan lainnya seperti si Tom kelinci, itik Jemima, dua tikus nakal, Benyamin kelinci, Jeremy pengail dan sebagainya. Dan yang kali ini ingin saya kupas adalah si tupai nakal yang bernama Nutkin. Duh nakalnya, kepingin saya jewer saya si hewan pengerat ini.

Nutkin ini tupai yang penampilannya manis dan menggemaskan. Ia punya buku cokelat kecokelatan dan ekor yang lebat. Ia hobi bermain dan punya adik bernama Twinkleberry.

Suatu ketika para tupai berniat mengumpulkan makanan dari pulau di tengah danau. Di pulau tersebut hidup seekor burung hantu tua bernama Old Brown. Ketika kenari sudah masak, maka para tupai pun menuju tengah danau dengan menggunakan rakit, tak terkecuali si Nutkin.
Dengan sopan para tupai sowan terlebih dahulu ke penghuni pulau untuk mengumpulkan makanan. Para tupai membawakan tikus gemuk dan meminta ijin. Tapi Nutkin malah kurang ajar. Setiap hari para tupai datang dan pulang pada sore hari. Setiap berkunjung mereka membawakan oleh-oleh buat Old Brown. Hanya si Nutkin yang tidak membawa apa-apa dan sering menggodanya.

Bukannya sibuk mengumpulkan makanan, Nutkin malah asyik bermain. Setiap hari ia ikut, menggoda Pak Old Brown dan kemudian bermain. Hingga suatu ketika gurauannya melukai perasaan Old Brown. Ia pun siap menerkam Nutkin. Wah bagaimana nasib Nutkin ya?

Pesan dalam buku ini sih banyak. Seperti menghargai tuan rumah, rajin bekerja, dan banyak lagi asal tidak meniru kelakuan si Nutkin. Buku ini cocok untuk anak-anak hingga kaum dewasa. Melihat ilustrasinya Kalian pasti terkagum-kagum, karena begitu detail dan indah.

Detail Buku:
Judul: The Tale of Squirrel Nutkin
Penulis : Beatrix Potter
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre : Fabel, anak-anak
Rating : 8,5/10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar