Catatan "1984" (8)
Aku sudah menyelesaikan bagian pertama novel "1984" karya George Orwell. Entah kenapa aku merasa ceritanya bakal makin kompleks dan bikin tak nyaman. Hari ini aku membaca bab pertama bagian kedua. Ada 14 halaman. Akhirnya aku masuk ke sepertiga buku.
Setelah dua bab kemarin Winston bercerita tentang kaum prol dan situasi ketika berada di lingkungan mereka, kini Winston merasa cemas. Gara-garanya ia ketahuan dan merasa dikuntit oleh perempuan satu kantornya karena memasuki tempat yang tak umum.
Ketika ia bertemu dengan gadis tersebut di kantor, Winston pun tak tenang. Ia gelisah. Namun, yang membuatnya kebingungan, si gadis memasukkan pesan yang isinya "I love you."
Hai ini beneran atau jebakan? Otak Winston langsung korslet. Ia langsung kebingungan dan mulai kesulitan mengendalikan dirinya.
Apakah ini riil atau emosi dan hatinya sedang coba dikendalikan? Winston tak tahu lagi mana yang benar.

Komentar
Posting Komentar